Diketahui ia merupakan pria yang berasal
dari Suku Dani di Desa Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Hal yang menarik dari
ceritanya ini adalah ia berhasil masuk ke PT Freeport Indonesia meski tanpa
ijazah.
Obaja mengatakan bahwa sejak 1989 ia telah
menjadi karyawan PT Freeport Indonesia, yang kurang lebih sudah 34 tahun
lamanya. Ia mengawali karier menjadi seorang housekeeping.
Dirinya hanya bermodalkan niat dan
keinginan yang kuat dan kini kariernya terus melejit, berkat ketekunan, kerja
keras dan juga kejujurannya.
Ia memiliki sikap jujur dan kemauan yang
begitu keras dalam bekerja dan hal itu merupakan salah satu hal yang membuatnya
diterima oleh perusahaan tersebut. Ia selalu menerapkan disiplin waktu atas
rasa syukurnya kepada nikmat yang diberikan.
Kini, ia telah memimpin 200 lebih anak
buah yang beroperasi pada pertambangan bawah tanah PT Freeport di Timika Papua.
Dalam kariernya, Obaja sempat dikirim ke Amerika Serikat untuk melakukan
training.
Lewat
pencapaiannya, Obaja juga membuktikan, bahwa anak Papua bisa berkompetisi di
lingkungan perusahaan dengan standar internasional.
Tidak hanya sukses dalam karirnya, Obaja
juga sukses dalam menjalani perannya sebagai seorang Ayah. Ia dikaruniai enam
anak, tiga anaknya lulusan perguruan tinggi. Bahkan salah satunya sudah bekerja
di PT Freeport Indonesia meneruskan jejak kariernya.
Dengan bangga, ia mengatakan bahwa rahasia dari kesuksesan dirinya adalah jujur dan juga disiplin.
