BOGOR - Debat capres-cawapres Pilpres 2024 adalah momentum yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kabarnya, lokasi untuk debat capres-cawapres kali ini akan dilaksanakan di Ibukota Jakarta. Hal tersebut telah dikemukakan oleh Komisioner KPU Idam Khalik, dalam rapat koordinasi di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).
KPU telah menetapkan debat pilpres 2024 sebanyak tiga kali untuk calon presiden dan dua kali untuk calon wakil presiden, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 Pasal 50 ayat (1).
Diketahui, lokasi pertama dan terakhir debat capres-cawapres itu akan dilaksanakan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.
Debat capres-cawapres akan ditayangkan secara langsung di seluruh stasiun Televisi nasional dengan total durasi selama 150 menit. Rinciannya, 120 menit untuk segmen debat dan sisanya untuk iklan.
Setiap debat akan terdiri atas enam segmen, mulai dari pembukaan, pembacaan tata tertib, penyampaian visi, misi, dan program kerja, hingga segmen penutup.
Tema pada debat tersebut akan merujuk pada visi nasional sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945, dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).
Namun, Idham Holik menegaskan bahwa format debat capres-cawapres pilpres 2024 masih belum diputuskan secara final. KPU akan kembali mengundang perwakilan tim sukses masing-masing pasangan capres-cawapres untuk memutuskan format debat capres-cawapres.
Namun, format debat untuk capres-cawapres Pilpres 2024 masih belum diputuskan secara final. Terkait hal itu, KPU telah mengagendakan rencana untuk melakukan rapat koordinasi kembali dengan seluruh tim kampanye masing-masing pasangan capres-cawapres untuk memutuskan format debat tersebut.
Idam menjelaskan bahwa dalam rapat koordinasi itu akan dijelaskan soal aturan main dan pelaksanaan debat capres-cawapres. KPU mempersilakan bagi tim kampanye untuk memberikan masukan dan tanggapannya. Tetapi nanti keputusannya akan tetap diambil oleh KPU secara mandiri.
Hingga saat ini KPU sudah dua kali menggelar rapat dengan tim kampanye ketiga paslon. Dalam rapat-rapat itu belum membahas soal teknis debat melainkan baru dibahas soal media penyiaran debat saja.
